Tidak terasa sudah sembilan tahun kita berada di era reformasi, sebuah masa yang pada saat sembilan tahun sebelumnya bahwa kita akan berada dalam sebuah negara yang damai, demokratis dan juga sejahtera. Namun, semua itu hanya harapan semu yang kita sendiri ga tau kapan akan bisa terealisasi. Bung Ari Sudjito dalam sebuah diskusi yang diadakan oleh PSPK UGM dan PI Jogyakarta malah mengatakan bahwa Indonesia ini telah mengalami krisis sejah 10 tahun yang lalu. 10 tahun bukan waktu yang sebentar, lama Bung... itu lama sekali, tapi kita malah seperti orang yang menikmati kondisi ini.. kita asyik dengan keadaan ini. Pemerintahan SBY beranggapan bahwa mereka telah melakukan sebuah upaya nyata dan hasilnya pun menurut mereka sudah terlihat, dimana rupiah stabil, harga saham menaik dan investor berdatangan tapi itu semua tidak bisa dianggap mewakili bagaimana kondisi real bangsa ini. pengangguran masih ada dimana-mana, kemiskinan bertebaran.. Apakah ini bangsa yang sudah mapan, bangsa yang sudah 9 tahun lamanya berada dalam sebuah proses perjalanan reformasi.. Setiap tahun beragam lembaga melakukan ritual Refleksi .. tahun reformasi tapi itu semua seakan tidak berarti ketika para pemegang kekuasaan tetap dengan keangkuhannya menutup mata dari aspirasi anak bangsa yang bebas nilai ini, para penguasa tersebut lebih tertarik dengan orang disekelilingnya yang jelas-jelas memiliki interest condong ke pribadi dan tidak memiliki niat untuk membangun bangsa.
Jangan biarkan 9 tahun reformasi ini berlalu tanpa ada sebuah kemajuan untuk bangsa yang tercinta ini, Bangun bersama Civil Society untuk membuat sebuah poros baru untuk menjadi pengawal bangsa menuju bangsa yang sejahtera..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment